Hm…sebenarnya nulis tentang ini karena ada rasa khawatir nih..coz my little sister sering kena mimisan. Ini sedikit info yang bisa ku dapat setelah cari ke sana sini. Semoga bermanfaat ya…
Hidung berdarah (Kedokteran: epistaksis atau Inggris: epistaxis) atau mimisan adalah satu keadaan pendarahan dari hidung yang keluar melalui lubang hidung.
Ada dua tipe pendarahan pada hidung:
• Tipe anterior (bagian depan). Merupakan tipe yang biasa terjadi.
• Tipe posterior (bagian belakang).
Dalam kasus tertentu, darah dapat berasal dari sinus dan mata. Selain itu pendarahan yang terjadi dapat masuk ke saluran pencernaan dan dapat mengakibatkan muntah.
Secara Umum penyebab epistaksis dibagi dua yaitu :
1. Lokal
2. Sistemik
Lokal
Penyebab lokal terutama trauma, sering karena kecelakaan lalulintas, olah raga, (seperti karena pukulan pada hidung)yang disertai patah tulang hidung, mengorek hidung yang terlalu keras sehingga luka pada mukosa hidung, adanya tumor di hidung, ada benda asing (sesuatu yang masuk ke hidung) biasanya pada anak-anak, atau lintah yang masuk ke hidung, dan infeksi atau peradangan hidung dan sinus (rinitis dan sinusitis)
Sistemik
Penyebab sistemik artinya penyakit yang tidak hanya terbatas pada hidung, yang sering meyebabkan mimisan adalah hipertensi, infeksi sistemik seperti penyakit demam berdarah dengue atau cikunguya, kelainan darah seperti hemofili, autoimun trombositipenic purpura.
Cari pengobatan segera jika :
• Darah mengalir dari kedua lubang hidung dan tidak berhenti dalam 20 menit
• Pendarahan hidung terjadi setelah luka kepala
• Pendarahan berakhir lebih dari 1,5 jam walaupun sudah dilakukan pendinginan dan penekanan
• Pendarahahan diakibatkan oleh pukulan berat yang menyebabkan demam dan mual
• hidung terlihat bengkok atau tidak pada tempatnya
• penderita sudah tua
• penderita memiliki tekanan darah tinggi
• Penderita menggunakan obat yang menyebabkan anemia
Hal yang dapat dilakukan selama masih menunggu penanganan medis:
1. Duduk dan sandarkan ke depan. Rendahkan kepala dan biarkan mulut terbuka. Coba hentikan darah dengan menjepit bagian yang lembut dari cuping hidung dengan menekannya memakai ibu jari dan telunjuk, paling sedikit selama 10 menit, kemudian lepaskan tekanan secara perlahan.
2. longgarkan pakaian (bagian leher/kerah).
3. Kompres air dingin pada bawah tengkorak dan atas hidung untuk mempersempit pembuluh darah. Setelah 10 menit lepaskan secara berangsur, tetapi masih duduk tenang dan hindari membersihkan hidung selama (paling sedikit) tiga jam.
Tips
Untuk menenangkan anak yang takut ketika kena mimisan, teteskan sebanyak 2 tetes minyak lavender pada tisu dan suruh anak tersebut meletakkan tisu tersebut pada hidungnya.
Pertolongan pertama di rumah
Jika dirasa tidak ada atau sulit menjangkau bantuan dari pihak medis, coba hentikan darah dengan cara di atas. Akan tetapi jika cara ini tidak berhasil, lakukan dengan cara lain seperti berikut ini:
Pengobatan herbal di rumah.
Cuka apel. Sedot sedikit apel cuka yang dilarutkan dalam air, konsentrasi larutan bergantung pada kekuatan toleransi tubuh anda.
Cabe rawit. Minum 1/8 sendok teh (6 ml) bubuk cabe rawit yang dicampur dengan air hangat akan membantu menghentikan pendarahan.
Air dingin. Minum air dingin dapat menghentikan mimisan.
Pengobatan homeopati. 4 pil, dilarutkan di bawah lidah, Ferrum phos (besi fosfat) dapat membantu menahan pendarahan yang banyak
.
Pengobatan lanjutan untuk mimisan
Kebanyakan mimisan tidak berlangsung lebih dari 15 menit. Istirahatlah selama 1 jam (paling sedikit) setelah itu. Hindari latihan/olah raga berat selama 1 atau 2 hari sampai hidung tidak berdarah lagi. Hindari latihan berat selama 1 sampai 2 hari sampai hidung tidak berdarah lagi. Hindari asap rokok dan hal-hal yang dapat menyebabkan pendarahan di hidung.
Pencegahan
Jika anda sering kena mimisan, periksakan ke dokter. Gunakan vitamin C dengan bioflavonoid.
Jika mimisan anda disebabkan karena udara kering , gunakan herbal salep di dalam hidung. Tempatkan humidifiers di rumah anda dan lingkungan anda bekerja